Kamis, 11 Juli 2013

Bulan Ramadhan Lahir kembali


ramadhanOleh: JUNAIDI
Nada-nada dari lagu yang ditiup angin senja, terus menggulirkan makna pada setiap kata, walau kadang tak dimengerti pada jamannya. Pemikir-pemikir cemerlang seringkali dikucilkan manusia di sekelilingnya, karena tak paham apa yang diucapkannya. Sehingga mereka seringkali dituduh aneh, nyeleneh, bahkan gila.
Sepanjang jalan kehidupan yang tak selamanya lurus, dihadapi dengan kebijaksanaan yang tulus, dan terus menerus bergema dengan kata-kata bagai dalam syurga Firdaus. Hanya segelintir orang yang memahaminya, hanya sedikit yang paham apa yang dikatakannya, karena setiap katanya tersembunyi hikmah yang tidak didapat, kecuali dengan membaca dan membacanya lagi.
Bagai rahasia di dalam rahasia, bagai boneka Matrioskan Rusia yang unik, di dalam boneka ada boneka lagi, dibuka lagi ada boneka dalam boneka tadi, dibukan lagi ada lagi boneka di dalamnya, begitu seterusnya, berlapis-lapis. Begitulah makna setiap kata yang diucapkannya, tak bisa langsung dimengerti pada masanya, pada jamannya, seakan kata-kata  yang diucapkan melesat ke masa depan, jauh meninggalkan jaman.
Dan pada setiap jaman ada puasa, sesuai dengan firmanNya dalam surat Al Baqoroh: 183” Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibakan atas-atas orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa”  Perhatikan ayat tersebut, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang sebelum kamu, jadi puasa yang dilakukan pada bulan ramadhan  akan terus datang dan datang lagi, persis dengan kelahiran manusia manusia, yang terus menerus lahir, dan lahir kembali. Manusia yang lahir kembali dalam hitungan waktu, bagai bait-bait berikut ini:
Dalam keheningan malam yang sunyi
Salju-salju tipis turun kepersada bumi
Di tengah lelapnya tidur makhlukMu
Ada nada-nada bahagia menyambut kelahiran kembali.

Wahai waktu yang terus bergerak maju
Tak ada yang dapat menghentikanmu
Tak ada yang dapat menyetop gerak langkahmu
Tak ada yang dapat membuatmu mundur walau sedetik
Semua mengiringi gerak langkahmu.

Air yang terus mengalir dalam gerak tak henti
Angin yang terus berhembus membuai dedaunan
Kupu-kupu yang berterbangan di taman taman kehidupan
Menyambutmu kelahiranmu yang berulang.
Kala lumpur-lumpur diseberang jalan sana menghadang jalanmu
Tetaplah melangkah walau ilalang tajam menggores kakimu.
Ada mutiara di laut yang dalam
Ada hikmah pada setiap musibah.

Teruslah melangkah wahai deru napas kehidupan
Kelahiranmu yang terus berulang dalam nada rindu syurgawi
Menghantar kedalam pelukan kasihNya
Yang tiada henti-hentinya menebar aroma wangi ke persada bumi

Sujudlah
Bersukurlah
Sepanjang waktu.
Semoga setiap napas yang kau hembuskan
Dan setiap langkahmu kakimu
Dalam ridho dan ampunanNya!

Begitulah bunyi bait-bait tentang kelahiran manusia,  dan wahai manusia, dalam setiap saat engkau lahir kembali, saat tidur dan kau terbangun, itu kelahiranmu yang terbaru, kau yang sekarang ini, di saat ini, bukan engkau yang tadi dan baru saja  berlalu. Dalam setiap saat kau adalah manusia baru, kelahiran baru dan setiap saat kau “ berulang tahun”. Bahagia terus menyambut kelahiranmu, dalam hitungan yang tak terhingga banyaknya, dan bila kau sadari itu, tersungkurlah kau dalam sujud keabadianmu!
Dan ramadhan pun datang,  bagai lahir kembali, ramadhan yang lalu bukan ramadhan kini, ramadhan kini bukan ramadhan yang akan datang, ramadhan selalu lahir dan lahir kembali, sama dengan manusia yang selalu lahir dan lahir kembali, ramadhan bagai siklus sejarah, yang terus menerus berputar, ramadhan dulu, ramadhan kini dan ramadhan yang akan datang, namanya sama, tapi peristiwanya beda. Pertanyaannya sekarang, sudah siapkah kau menyambut kehadiran bulan yang suci itu? Bulan yang lahir kembali sepanjang tahun, selama bumi masih beputar dan kiamat belum tiba.
Selamat datang bulan ramadhan
Selamat datang bulan suci
Selamat datang bulan yang melahirkan manusia kembali kepada fitrahnya sendiri
Selamat datang bulan yang dinanti jiwa-jiwa suci
Selamat datang bulan yang membentuk kerendahan hati manusia
Selamat datang bulan yang menyehatkan manusia.
Begitulah orang-orang beriman menyambut kelahiran bulan ramadhan dan akan terjadi sebaliknya bagi orang-orang yang tak beriman. Dan memang puasa diwajibkan bagi orang yang beriman, yang tidak beriman, ya tidak terkena kewajiban tersebut. Makanya sangat berbeda sekali berpuasa di Rusia yang Islamnya minoritas,  dengan puasa di Indonesia yang Islamnya mayoritas di Dunia.

Senin, 10 Desember 2012

PERHATIKAN AL-QUR`AN

Assalam mu`alaikum Wr.Wb.
Setinggi puji Sedalam Syukur Senan Tiasa Tersampaikan Kehadirat Allah,yang Sudah Melimpahkan Rahmat Nya Kepada Kita Semua.Tak Lupa Pula Kita Mengangkat Solawat Dan Salam Kepada Revolusioner Islam Yaitu Nabi Muhammad,Saw.
Pada Kesempatan Kali Ini Kita Akan Membahas Tentang Hakikat Al-Qur`an Bagi Umat Islam.Berdasarkan Hadist Nabi Muhammad Saw.Yang Artinya.Nabi Mahammad Saw Berkata Kepada Sayidina Ali RA.Wahai Ali Sepeninggal Kunanti Kamu Akan Melihat Perpecahan Didalam Islam Dan Perselisihan Daiantara Umat Islam.Apabila Perselisihan Itu Terjadi Maka Ambillah Jalan Tengah Nya,Lalu Sayidina Ali Ra.Menanyakan Apakah Jalan Tengah Nya Itu Ya Nabi Allah.Lalu Nabi Allah Muhammad Saw.Menjawab.ALQUR`AN.Sekarang Banyak kita Lihat Disekeliling Kita Aliran-Aliran Yang Mengatas Namakan Islam,Dengan Fariasi Masing-masing Didalam Beragama.Yang Semua nya Itu tidak Mempunyai Dalil Yang Tegas Dan Benar.Banyak Orang Pintar Membuat Hadist Hadist Palsu.Memberikan Pemahaman yang Tidak Ada Disyariatkan Didalam Al-Qur`an.Padahal Kita Sama-Sama Tau Kalau Al-Qur`an Itu Pedoman Hidup Penunjuk Kejalan yang Paling Lurus.Tapi Mengapa Kita Asik Dengan Hadist-hadist Palsu Yang Membuat Perpecahan Diantara Kita Umat Beragaama.Sebelum Kita Terlalu Jauh Meninggalkan Al-Qur`an,Adabaiknya kita Kembali Kepada Penuntun hidup Yang Hakiki,Dan Yang Jelas-Jelas Jalan Yang Benar,jalan Yang Lurus.Mulai Dari Manusia Diciptakan Sampai Manusia Mati Dan Manusia Memasuki Alam Kubur Dan Hari Kebangkitan Untuk Mempertanggung jawabkan Perbuatan Kita semua Sudah Disusun Didalam Al-Qur`an.Al-Qur`an Itu Adalah Kitab Pedoman Hidup Umat Islam.Islam Akan Hancur Jika Umat Nya Tidak Lagi Memperhatikan AlQur`an.Bagaikan Kulkas Atau Mesin cuci Jika Kulkas Itu Tidak Mengikuti Aturan Buku Petunjuk Penggunaan nya,Maka Kulkas Itu Akan Hancur,Mesin Cuci Juga Begitu,Mesin Itu Akan Cepat Hancur Dan Jadi Barang Yang Tidak Berguna Jika Kita Tidak Mengikuti Tata cara Perawatan Nya.Jika Kita Ingin Hidup Ini Berguna dan Bermanfaat Mak kembalilah Kepada Al-Quran.
Seorang Sahabat Bertanya Kepada Siti Aisah RA.Wahai Aisah Bagaimanakah Sikap Muhammad..? Lalu Aisah Menjawab Jika Kamu Mau Tau Ahklak Muhammad Maka Lihatlah Al-Qur`an. Mempelajari Al-Qur`an Jangan Tergesa-Gesa Jangan Mengharapkan Puji Dan Sanjung Dari Orang Lain,Ihklas Semata-mata Ingin Memngetahui Dan Mempelajari Perkatan Allah.Dan Berusaha Menerapkan Nya Didalam Kehidupan Kita selama Didunia Ini.Didalam Al-Qur`an Itu Banyak Kata Kiasan Jadi Kita Harus Mempunyai Hati Yang Bersih Agar Kita Bisa Merenungi Kata Kiasan Tersebut Jika hati Kita Tidak Bersih Maka AyatKiasan Itu Akan Salah Tafsir Dan Bisa Membuat Kita Berdosa.Dikarenakan Ada setan Di Dalam Penafsiran Ayat Tersebut.Maka Dari itu Berhati-hatilah dengan Jebakan Setan,Jika Hati Kita Belukm Bersih Lebih Baik Jangan Dulu Kita Menafsirkan Ayat-ayat kiasan Tersebut Pelajari Saja Dulu Ayat-Ayat Yang Jelas.
Jika Allah Menghendaki Tulisan Ini Akan Kita Lanjutkan Pada Blog Yang Akan Datang.Billahi Taufiq Wal Hidayah Wasalam,mu`alaikumWr.Wb.(masjun)

Kamis, 22 November 2012

Keyakinan..

Yakin adalah modal utama Dalam Melaksanakan Aktifitas Kita Didunia ini,Baik Untuk Hubungan Sesama manusia Terutama Lagi Hubungan Kita Kepada Allah,Jika Keyakinan Kita Tidak teguh Maka kita bagaikan Baling-Baling Diatas bukit Kemana arah Angin Yang banyak Kesanalah Kita Akan Menghadap,maka dari itu Keyakinan Itu harus Dipupuk Untuk Kita Menghadapi Era yang serba modren Ini,Sekilas Tentang Keyakinan,Keyakinan itu Tempat nya Didasar sanubari Kita,Karena itu Cobalah Bersihkan Hati kita Dari Sipat Was-was dan Keraguan,Karena jika Keraguan dan Was-was itu Kita pupuk Didalam hati kita Maka Kita Tidak Akan Sanggup hidup di dunia ini,Jadi untuk latihan Dasar Mencapai Keyakinan itu Adalah,Dengan Merenung,Renungkanlah oleh mu Dari apa kamu Diciptakan,Apayang Kamu Bawa Sewaktu Kamu lahir Kedunia ini,Berapa banyak dosa yang sudah Kamu Buat dimuka Bumi Ini,
Bukankah kamu diciptakan dari setetes air Yang Hina...?Yang Tersimpan Didalam Rahim yang Kokoh Hingga Beberapa masa..Setelah  masa itu sampai lalu allah meniupkan Roh,Kedalam nya.Hingaga Beberapa Bulan Yang Dijanjikan Lalu Tiba Saat nya kamu Lahir kemuka Bumi,Coba kamu ingat kembali,apayang Kamu Bawa Sewaktu Kamu Lahir kemuka Bumi ini..?Kamu Hanya Membawa Tangisan...Sampai saat kamu Tumbuh dewasa,ternyata begitu banyak maksiat yang sudah kamu kerjakan,Kepada ibu yang sudah Mengandungmu selama Lebih Kurang sembilan bulan Kamu Tega membentak Nya.Kepada ayah Yang Sudah Membiayai hidup mu.yang setiap tetes keringat untuk kehidupan mu dan masa depan mu kamu tega membiarkan nya terkulai tak berdaya karena sudah termakan usia tua,bahkan kadang kau tega meyuruh nya untuk mengambil kan air minum mu...untuk itu Selagi Masi ada Waktumu untuk Bersujud dan Memohon ampun kepadanya maka lakukan lah..dikarenakan allah tidak akan meridhoi apa yangkau lakukan didunia ini Sebelum kau mendapat Ridho Dari Orang Tuamu...(abil qosim)